Jumat, 26 Agustus 2011

untukmu yang ku benci sekaligus ku cinta




Aku benci jatuh cinta. Aku benci bertemu denganmu. Aku benci menunggu sms, telpon  dari kamu. Dan disaat ada sms, telpon, dari kamu, aku selalu melupakan apa yang ingin ku kerjakan, aku hanya ingin bersama ponselku.
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat yang kamu berikan.
Aku benci harus memikirkanmu sebelum mataku terpejam dan merasakan sesuatu yang bergerak dalam dada, mejalar keseluruh tubuh, dan aku hanya terdiam menerimanya, pasrah. Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman tanpa harus tidur.
Aku benci berada disampingmu, aku benci merasakan getaran cinta yang kau berikan
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
 Aku benci harus menangisimu,
tapi dari kebencian itu semua, terselubung perasaan cinta yang sangat besar dan luas yang tak bisa kuungkapkan lewat sebuah tulisan


aku sangat mencintaimu. Rahmat Andriansyah




Tetaplah berada disampingku hingga aku menutup usia